I was on a business trip for the last two weeks, been wanting to write this post since then, but knowing the limited time that i have in my hand, always hindering me from posting sthing in my blog.
masa duduk dalam bilik and takde apa nak buat, the only thing that i could do was to watch tv show. luckily tv3 rerun the indonesia movie ayat-ayat cinta. i thought all these while movie ni macam movie biasa, or another boring movie, coz masa tengok last time i watched it in the middle. but i do heard from few friends that it was the best romantic islamic movie by Indonesia.
Saya akui, it is indeed a novel and film which made me realize how close the relationship between humans and the Creator. cukup berlinangan and memberi impak..
Cerita ini buat saya terfikir..bahawa sesungguhnya antara saya - kamu - mereka dan TUHAN yang mengikatnya adalah CINTA. Dan erti sesungguhnya tentang CINTA adalah ikhlas dan sabar.Itu saja.
Bahawa apapun dan bagaimanapun sebuah ketulusan akan diuji. Dan melalui kesabaran hingga pada suatu titik keikhlasan yang datang dari hati - maka seketika segalanya akan dimudahkan oleh Nya.
Berbahas tentang JODOH...
Bahawa sesungguhnya setiap manusia telah ada jodohnya masing-masing. Yang paling menggetarkan adalah di mana ketika kita dihadapkan terhadap dua pilihan untuk harus melepaskan orang yang kita cintai kerana ada hal lain yang lebih penting untuk dipertahankan.. atau merelakan orang yang kita cintai untuk menjadi milik orang lain.
Cinta - tidak semuanya harus saling memiliki. Ketika kita sedar antara cinta dan obsesi sebuah rasa untuk memiliki adalah dua hal yang berbeza maka disanalah ilmu ikhlas dan sabar berperanan penuh.
Semuanya yang berliku kerana di sanalah art of life, sebagaimana kita berserah dan sebagaimana kita memohon pada Yang Maha Esa maka sebegitu jualah yang akan di Beri. Sekali lagi cinta adalah Ikhlas dan sabar. Untuk siapapun itu Sang Pencipta, ibu bapa ,keluarga, sahabat, dan pasangan jiwa.
Saya jatuh cinta dengan ungkapan Maria dan Fahri in that movie...
“Kamu percaya pada jodoh Fahri?”
“Ya, setiap orang memiliki…”
“…jodohnya masing-masing. Itu yang selalu kamu bilang. Aku rasa Sungai Nil dan Mesir, itu jodoh. Senang ya, kalau kita bisa bertemu dengan jodoh yang diberikan Tuhan dari langit.”
“Bukan dari langit Maria, tapi dari hati…dekat sekali.”
such a wonderful script written by the writer and made me think deep...
Sempena Ramadan yang mulia ini, i hope it is not too late for me to apologize to all for any of my wrong doings throughout the years you've known me , which might unintentionally hurt any of you.
Happy blessed Ramadan.. Semoga di bulan yang mulia ini kita dapat mencari keberkatan.
Amin.